Copywriter dan Fotografi Fesyen

Pertemuan sekaligus workshop dan kompetisi blog/ potografi bareng Harian Kompas bekerjasama dengan SCP dan Komunitas Blogger Jogja memasuki bulan ke dua. Untuk kali ini, para peserta workshop dan kompetisi blog diajak bersinggungan langsung dengan alam.

Pertemuan diadakan Sabtu Oktober 2014 di halaman Padepokan Joko Pekik; sang pelukis kondang Jogjakarta.

Seperti bulan sebelumnya, ada dua sesi. Sesi pertama diisi oleh Dr. ED perwakilan SCP. Tema yang diangkat terkait Save Water.

Usai sesi pertama, dilangsungkan pembagian hadiah untuk para pemenang lomba dibulan sebelumnya.

Acara cukup meriah meski di area terbuka dan diselingi rintik gemiris yang tidak cukup ketara.

Acara selanjutnya, atau sesi kedua para peserta dibagi kedua kelompok. Kelas workshop menulis dan kelas workshop potografi. Kelas menulis dilanjutkan di bawah pohon (halaman) sementara kelas potografi di adakan di ruang tertutup.

Mahansa EGS selaku wartawan senior harian Kompas bertugas mengampu jalannya kelas menulis dengan tema Copywriter. Sementara di kelas potografi, peserta diperkenalkan dengan potografi senior bernama Budi Prast. Potografi kali ini mengangkat tema Fesyen Potografi.

Berikuti ini beberapa penjelasan yang disampaikan oleh kedua pemateri.

Copywriter

Penulis naskah iklan

Biro iklan >> berpasangan dengan art director

Kompas >> mulai pertengahan 1990-an

Produk iklan bernilai tambah

 

 

Ragam Produk Iklan Khusus

Advertorial

Korporatorial

Seremonia

Citarasa

Perjalanan Anda

Pernikahan

 

 

Proses Kerja

Cari Bahan

Menulis

Follow-up >> Approval >> Tayang

Jadwal kerja

 

 

Cari Bahan

Peliputan

Pengamatan

Wawancara

Literatur/surfing di Internet

 

Berita vs Iklan

 

BERITA:

News values

Piramida terbalik >> penting-krg penting

5 W + 1 H

Obyektif

 

IKLAN:

Sales/promo/image

Penonjolan >> kebutuhan pengiklan

Posisioning

Kualitas

 

 

Boleh vs Tidak Boleh TIDAK Boleh:

Overclaim

Perbandingan langsung

Testimonial?

 

BOLEH:

Keunggulan produk >> tidak menipu

Penonjolan >> posisioning

Kreativitas >> desain

 

Follow-up

Klien yang demanding

Mempertahankan ide

Deadline

 

 

 

Rencanakan Content

S

•Kenali kebutuhan khalayak

•Pilah-pilah dan bikin profil

T

•Evaluasi segmen yang menarik

•Tentukan target

P

•Tentukan formula yang tepat

•It’s not what you do to the product; it’s what you do to the mind

 

Customer centric

BERPIKIR seperti mereka

RELEVAN dengan mereka

Gunakan KISAH

Sentuh EMOSI

Jangan ragu tampilkan DIRI

 

 

Tips & Trik

SEO: fokus pada keyword search

Banyak melihat, banyak mendengar, banyak membaca

Jangan sok tahu >> tanya, tanya dan tanya…

Jangan terpaku pada satu gaya

Baca lagi dan lagi…

Biar klise, tetap laku: gratis

Saatnya bertindak: kunjungi, hubungi

Gugah perasaan: sempurna, indah

Alliteration: Meski telah diet ketat, berat badan ideal belum didapat

Repetisi: seperlunya

FOTOGRAFI FESYEN

FOTOGRAFI Fesyen merupakan genre fotografi yang menampilkan rangkaian kebutuhan gaya hidup manusia baik berupa make up,pakaian dan perhiasan serta pernik yang berkaitan dengannya.
Foto fesyen tidak selalu identik dengan foto peragaan buasana di atas panggung,namun pemotretan di studio maupun di alam terbuka justru lebih menarik untuk di lakukan. Jika di studio atau di alam terbuka di butuhkan kesabaran dan penguasaan penataan cahaya serta peralatan, Foto fesyen panggung membutuhkan kecepatan menangkap momen dan pengaturan komposisi yang baik serta pengaturan white balance yang sesuai .
Foto fesyen biasanya lebih bersifat komersial,karena untuk menunjang sebagai sarana promosi produk-pruduk yang baru maupun pruduk lama yang ingin di tampilkan kembali baik untuk periklanan di media outdoor maupun untuk di muat di media masa koran maupun di majalah.
Hal-hal yang perlu di persiapkan untuk pemotretan Fesyen Konsep:
• Produk/konsep
Sebelum melakukan pemotretan,tentunya fotografer harus tahu dahulu produk yang akan di foto karena dengan mengetahui produknya ini sangat memudahkan fotografer melakukan eksekusi untuk memunculkan suatu konsep tertentu.
• Lokasi
Pemilihan lokasi sangat penting,ini berkaitan dengan kesesuaian pruduk yang akan di tampilkan. Lokasi bisa di studio maupun di ruang terbuka,bebas dan tergantung selera serta kesepakatan antara Fotografer dan pengguna jasa

• Model
Pemotretan fesyen sangat lazim dengan model,baik pria maupun wanita disesuaikan dengan pruduk yang akan di tampilkan.
• Perlengkapan Fotografi
Perlengkapan fotografi tidak harus yang mahal,serta tidak perlu di bawa semua,cukup di sesuaikan dengan kebutuhan yg ada.
• Team Work
Pemotretan fesyen di butuhkan kerjasama yang baik antara beberapa rekanan,makeup artis,stylist,dan asisiten. Ini sangat memudahkan fotografer untuk bekerja.

Fotografi Fesyen on Stage
Fotografi fesyen on stage atau biasa di sebut fashion show maupun peragaan busana ini sudah sangat familiar di mata fotografer. Aksi peragaan busana identik dengan lenggak lenggok para pragawati atau pragawan memamerkan hasil karya dari desainer ini biasanya lebih bersifat jurnalistik. Karena rata-rata fotografer yang mengabadikan moment tersebut adalah fotografer dari berbagai media massa baik Koran maupun Majalah untuk kepentingan publikasi dalam acara tersebut.

Hal-hal yang perlu di persiapkan untuk pemotretan Fesyen Stage/Fesyen show:
* Pemilihan Posisi
Penempatan posisi saat pemotretan fesyen show perlu di perhatikan,di sini fotografer di tunutut untuk lebih kreatif karena tempat-tempat yang strategis biasanya sudah di booking oleh panitia baik dari tim dokumentasi maupun dari media partner. Maka kemampuan fotografer di sini lah di uji,jika bisa berpindah-pindah segera lakukan itu karena kita akan lebih banyak mendapatkan angle-angle yang lebih menarik dari berbagai sudut yang berbeda.
* Kamera dan Lensa
Pemilihan kamera dan lensa yang tepat akan memudahkan fotografer mengabadikan momen saat berlangsung. Pemakaian dua body kamera akan meringankan beban pekerjaan meski berat di badan. Karena pemotretan fesyen show membutuhkan kecepatan menangkap momen, untuk itu penggunaan lensa wide dan lensa tele sama-sama di butuhkan.
* Setting Kamera

Pemotretan fesyen show di butuhkan seting kamera yang tepat,mengingat kondisi lighting yang tidak stabil dan perubahan intensitas cahaya yang ada begitu cepat maka kecepatan pengaturan speed maupun diafragma harus selalu terjaga.

* White Balance

Pengaturan White Balance di butuhkan sesuai dengan keinginan dari masing-masing fotografer,karena ini akan menghasilkan efek yang sangat menarik. Mengingat lighting yang di gunakan dalam acara fesyen show umumnya ber inten sitas tinggi maka pemotretan tidak memerlukan flash.
*Three Pord/Mono Pord
Meski kadang menambah beban, perlengkapan tersebut kadang juga sangat di butuhkan dan penting pada pemotretan fesyen show.

 

@miniGeKa

Permalink gambar yang terpasang

About Darmini

Blogger juga penulis Novel Abnormal Stand By Me [Kau dan Aku tak Terpisahkan] Le Mannequin [Hatiku Tidak Ada di Paris] Pameran Patah Hati follow @miniGeKa

View all posts by Darmini →